Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Stories

    Katanya Lebih Enak Kuliah di Luar Negeri

    November 4, 2017 /

    Ketika masih di bangku sekolah menengah, gue ngerasa sekolah adalah sebuah hobi. Tidak ada paksaan untuk belajar, melainkan sebuah kesenangan pribadi. Persis seperti yang dibilang Maudi Ayunda, sosok cantik dan menginspirasi semua orang. Terlebih dengan belajar, gue bisa jadi yang terbaik di kelas. Klimaksnya bukan tentang predikat, tapi materil berupa beasiswa yang lebih gue incar.  Sebab dengan sekolah, gue bisa punya kegiatan, teman, tujuan hidup, dan uang jajan. Lambat laun, gue ngerasa sekolah bukan lagi yang gue idamkan. Selepas tahun pertama perkuliahan, entah setan apa yang merasuki batin gue, gue ngerasa kalau cara gue belajar udah gak sesuai jalurnya. Seorang calon sarjana yang notabene merupakan sosok dengan capaian kompetensi akademik…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 6 Comments

    You May Also Like

    Pengalaman Dapat Beasiswa Dataprint

    January 16, 2017

    Pengalaman Menulis Curriculum Vitae (CV) Beasiswa Luar Negeri

    November 11, 2021

    Pengalaman Isolasi COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran

    March 3, 2022
  • Stories,  Tutorial

    Kuliah Gratis di Eropa dengan Beasiswa Erasmus

    October 12, 2017 /

    Novel terakhir yang berhasil gue baca sampai habis adalah “Penumpang Gelap” karya Alijullah Hasan Jusuf, seorang yang dulunya bukan siapa-siapa, tapi berhasil melanglang buana sampai ke benua eropa. Cerita nyata beliau ini berhasil dikemas dengan apik menjadi bacaan yang menarik untuk menggugah semangat para pengejar mimpi. Sama seperti halnya sewaktu dulu gue baru kenal dengan Ahmad Fuadi, sang penulis kondang yang sampai sekarang benar-benar menghipnotis gue untuk selalu membaca semua karyanya. Sama-sama perantau, namun berbeda jalan dan zona waktu. Manusia memang punya jalan hidup dan zona waktunya masing-masing bukan? Kendati masih berbicara seputaran mimpi, artikel gue sebelumnya di sini mungkin masih belum bisa menjawab beberapa pertanyaan temen-temen. Gimana sebenernya gue…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 11 Comments

    You May Also Like

    Living The Life as An Angkot-Man

    August 7, 2014

    ISWI 2019: A Lifelong Learner

    October 5, 2019

    Kehidupan Jalanan Kota Surabaya

    October 5, 2018
  • Ocehan

    Jejak Kaki Pertama di Benua Biru

    September 28, 2017 /

    Goresan merah di atas selembar kertas putih itu masih terpampang jelas. Gue masih ingat betul bagaimana semangatnya gue membuat seratus mimpi itu sebagai bukti bahwa kelak mimpi-mimpi itu akan tercoret habis. Pertanda bahwa gue berhasil menyelesaikan apa yang gue ingin dan akan lakukan. Gak melulu soal mimpi besar, gue juga masih berkutat dengan mimpi-mimpi kecil nan konyol -yang dimata orang lain- mungkin sama sekali tak berfaedah. Gak apa-apa, toh usaha untuk mencapai itu juga punya kita sendiri. Baca juga: Berani Bermimpi Kan? Kali ini, gue masih kembali memutar ingatan bahwasanya tiga tahun yang lalu gue juga punya mimpi besar lain. Kuliah di luar negeri adalah hal yang paling gue idamkan…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 4 Comments

    You May Also Like

    Less Than An Hour Dialogue with Him

    June 29, 2017

    Mendambakan Dibahagiakan Kebahagian Yang Membahagiakan

    July 2, 2016

    Rumitnya Berurusan dengan Birokrasi

    September 14, 2017
  • Stories

    Kaleidoskop 2016

    January 15, 2017 /

    Perasaan baru kemarin gue capek-capek bikin kaleidoskop 2015 yang super panjang, sekarang udah tahun 2017 aja ya. Ga dipungkiri, dalam prosesnya ada banyak jatuh-bangun yang gue laluin. Yang sebenarnya ada banyak banget cerita yang pengen gue bagi dan ceritain disini tapi gabisa karena didera berbagai alasan. Makanya, kalau dihitung-hitung, ga banyak postingan gue tahun 2016 kemarin. Untuk menggantikannya, cukuplah kaleidoskop 2016 ini sebagai pengingat bahwa gue pernah menjadi bagian dari momen-momen berharga tersebut. Djakarta Reunion Awal tahun 2016 diisi oleh jalan-jalan dalam rangka reunion alumni Kampung Inggris. Seru banget karena bertepatan dengan baru libur semester. Jadi pikiran mumet dan badan yang capek karena ujian terbayarkan oleh jalan-jalan ini. Ditambah ketemu…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 2 Comments

    You May Also Like

    New Blog, New Look!

    August 9, 2014

    The Day, Edisi Spesial Lebaran dan Kelahiran

    July 7, 2016

    Alasan Tetap Bertahan Hidup Tanpa Harus Bunuh Diri

    January 8, 2019
  • Arsitektur

    Refleksi Diri Dari Titik Nol Arsitektur ITS

    November 26, 2016 /

    Jika dipikir-pikir, terlampau berdosa rasanya meninggalkan tumpukan tugas yang seharusnya diselesaikan. Sedang yang sekarang bisa gue lakukan adalah menuliskan huruf demi huruf di kertas putih tak teraba ini. Tanpa dasar apa-apa, di samping sebuah upaya agar usaha yang gue lakukan dalam membangun blog ini tidak sia-sia. Singkatnya, bagaimana caranya dengan kesibukan seperti sekarang, produktivitas blogging gue tetap terjaga. Hehe. Masih tidak lepas dari beban perkuliahan di Jurusan Arsitektur, gue mencoba buat lebih banyak bersyukur aja sekarang. Kenapa? Karena beberapa waktu terakhir ini, seperti yang sudah pernah gue utarakan pula di postingan sebelumnya, gairah kuliah gue terus-terusan melempem skalanya. Kata orang-orang sih biasa. Mahasiswa fase pertengahan yang masih mencari jati dirinya…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Begini Penampakkan Tugas Besar Mahasiswa Arsitektur

    August 26, 2016

    Adaptasi Bentuk Atap Arsitektur Nusantara dengan Studi Kasus Rumah Adat Bubungan Tinggi Kalimantan Selatan

    February 21, 2017

    Ngapain Jadi Arsitek (?)

    October 24, 2016
 Older Posts
Newer Posts 

ABOUT AUTHOR


An architecture graduate. Born and raised in South Kalimantan, but currently working in Jakarta, Indonesia. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Mimpi Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah Seleksi SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tiket Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48
  • How To Live Like Swedes

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.