-
Begini Penampakkan Tugas Besar Mahasiswa Arsitektur
Berbagai jenis seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebagian besar sudah terlaksana. Kini tinggal ujian mandiri di beberapa PTS yang memang sedang menyelenggarakan, tapi beberapa yang lain sudah terlaksana. Bagaimana hasilnya? Memuaskan? Bersyukurlah bag yang sudah lolos, dan jangan berkecil hati bagi yang masih harus bekerja keras untuk bisa masuk PTN. Sebab, ada banyak cara untuk mengejar mimpi. Orang sukses pun pasti mengalamu kegagalan. Work hard, pray hard, I bet you’ll make it! Teruntuk bagi yang sudah berhasil mewujudkan mimpinya menjadi mahasiswa jurusan arsitektur. Selamat! Satu langkah bagus guna menapaki karir sebagai arsitek. Itu pun kalau memang kalian punya tekad kuat dan mampu mempertahankannya hingga akhir. Hehe. Pokoknya jangan sampai…
-
Berangkat Tanpa Tiket, Siapa Suruh Nekat!
Segala sesuatu yang dipaksakan sepertinya tidak selalu berujung bagus. Apalagi kalau pengambilan keputusan disertai dengan amarah, emosi, dan dengan waktu yang singkat. Inilah yang bisa gue rasakan sekarang. Layaknya memanen buah yang baru saja gue tanam bijinya, sayangnya buahnya tidaklah seperti yang diharapkan. Ceritanya, gue udah ngebet banget pengen balik ke surabaya. Sama keluarga juga udah bilang kalo gue bakal balik tanggal 11/7 kemarin. Kenapa sih cepet-cepet? Kalo diceritain bakal panjang jadinya. Setelah ini akan gue ceritain semuanya. Intinya sih Ada suatu hal yang harus gue urus di surabaya. Hari demi hari setelah lebaran gue baru sadar kalau KTP dan SIM gue mati berbarengan. Dua identitas wajib bagi seorang perantau.…
-
13 Wejangan Nenek Moyang, Fakta atau Mitos?
Terlahir dari keluarga yang sederhana dengan beban penghidupan yang banyak, ibu rupanya menyimpan banyak ‘wasiat’ untuk tidak melakukan hal-hal tertentu. Bukan wasiat juga sih, duh bingung gue ngejelasinnya gimana. Usut punya usut, ternyata kumpulan wasiat, wejangan, anjuran, serta larangan dari ibu ini juga berasal dari ibu dan neneknya. Jadi istilahnya turun temurun diwariskan ke anak cucu mereka agar senantiasa sejahtera. Jujur gue yang gak mudah percaya akan sesuatu ini ngerasa ada yang janggal. Sebenarnya bener gak sih kalo itu semua memberikan dampak positif? Atau paling gak, apa bener ia bener-bener ngaruh ke kehidupan kita? Secara sains, teknologi dan akal sehat kekinian memang aneh bin ajaib. Bisa dibilang juga, hanya mitos.…
-
The Day, Edisi Spesial Lebaran dan Kelahiran
Orang-orang mengatakannya ini adalah hari kemenangan. Ia Ibaratnya puncak tertinggi dari sebuah proses pendekatan dan penyucian diri. Selama satu bulan penuh, umat muslim terus bergelut dengan rutinitas yang tak biasa. Sembari berharap pahala yang dijanjikan berlipat-lipat ganda banyaknya bisa didapat. Secara pribadi gue menganggapnya lebaran sebagai titik awal refleksi diri. Seekor ular yang ingin mengganti kulitnya maka ia harus berusaha keras selama berpuluh-puluh hari dengan cara tidak makan apapun. Bisa dibilang ia harus puasa untuk mendapatkan pribadi yang baru. Namun tetap dengan nama dan wajah yang sama. Begitulah manusia. Kita terlahir kembali setelah ramadhan. Demi satu tujuan, pribadi yang baru. Baca Juga: Tentang Hari Kelahiran Ga dipungkiri, gue bukanlah seorang muslim…
-
Kalau Gagal Jadi Mahasiwa, Lantas Harus Ngapain?
Hari ini, selasa 28 Juni 2016 menjadi hari yang menentukan nasib ratusan ribu pelajar SMA yang mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Tepatnya sebanyak 721.314 siswa (data Harian Kompas) akan memperebutkan kursi PTN yang hanya berjumlah 98.296 buah di total 78 PTN di seluruh Indonesia. Persis seperti yang gue alamin dua tahun lalu. Ketika perjuangan belajar selama berbulan-bulan dipertaruhkan di satu hari saja. Berbeda layaknya di SMA yang kalau nilai ujiannya jelek masih bisa diremidi. SBMPTN adalah ujian seleksi, siapa yang lemah, dia akan kalah. Bersyukurlah bagi kalian yang kemarin sudah lulus masuk PTN lewat jalur SNMPTN. Sebab berjuang di jalur SBMPTN tidaklah gampang. Dimana mayoritas soal-soal di…













