Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Stories

    Kompromi Quater-life Crisis, Pandemi dan Mimpi

    January 24, 2021 /

    Sudah cukup sering bukan mendengar dua istilah di atas? Rasanya sudah cukup lama saya ingin mencoba membahas dua hal ini. Namun tenaga dan pikiran belum cukup jernih untuk diajak berkompromi dengan hal-hal yang menyangkut produktivitas. Terhitung Januari 2021 ini, sudah 1 Tahun 4 Bulan saya bekerja dan menetap sendiri di DKI Jakarta. Selama itu pula, rasa gelisah dan beragam ketidakpastian dalam hidup saya semakin menjadi-jadi. Sebagai seseorang yang seringkali merencakan mimpi, saya sudah berusaha mem-breakdown ketidakpastian dan kegundahan yang menyeliputi hari-hari saya. Usut punya usut, apa yang saya rasakan dan detailkan tadi memang lumrah dirasakan oleh orang-orang yang sebaya dengan saya. Mengutip definisi dari Wikipedia: Quarter-life Crisis is a crisis…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 5 Comments

    You May Also Like

    Pengalaman Kuliah Singkat Gratis Ke Luar Negeri

    July 16, 2017
    Pengalana Terinfeksi Covid-19

    The COVID-19 Story, the worst is yet to come

    July 26, 2021

    Kisah Kasih Libur Lebaran Sang Air Terjun, Seonggok Goa, dan Seupil Kali

    July 8, 2016
  • Stories

    Membaca Mimpi dari Ujung Benua Eropa

    April 13, 2018 /

    Sudah teramat sering gue berbicara soal mimpi. Cerita tentang kegagalan, penolakan, malu, keluh kesah, hingga keberhasilan sudah pernah gue tuliskan sebagai memori. Tentu tidak semuanya, tapi sebagian besar pengalaman gue bergulat dengan mimpi telah dibagikan di blog ini. Harapannya, agar kelak cerita manis sebuah pencapaian tidak hanya sebatas foto bahagia yang terpampang di Instagram atau Facebook saja. Melainkan ada perjuangan keras yang dibalut tetes keringat di balik pencapaian tersebut. Perjalanan dari kampus menuju apartemen kali ini terasa lama. Selain karena cuaca Kota Porto memang sedang tidak bersahabat, rupanya ingatan akan memori di masa lampau cukup membuat langkah kaki ini melambat. Tidak henti-henti gue mengucap syukur bagaimana skenario Tuhan membawa gue…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Terdikte Bahwa Hidup Harus Produktif

    November 9, 2017

    Tiga Hari Menyusuri Sudut Kota Munich

    October 11, 2019

    Long-lasting Jet Lag After 25H Flight

    July 16, 2018
  • Stories

    Impian Ada di Tengah Peluh

    April 3, 2018 /

    Satu tahun yang lalu, gue sedang disibukkan dengan banyaknya deadline, termasuk tugas dan berbagai macam aplikasi beasiswa. Ada Erasmus+, Erasmus Mundus, AsTW, YSEALI, Global UGRAD, dan masih banyak lagi. Nekat aja awalnya daftar banyak aplikasi, siapa tau ada keberuntungan batin gue. Tapi, mostly, beasiswa minta minimal TOEFL ITP paling nggak. Padahal saat itu TOEFL ITP gue sudah kadaluarsa karena sudah dua tahun. Lagipula skornya masih di bawah syarat 550. Cerita pertama, sekitar H-2 minggu deadline salah satu beasiswa, gue nekat daftar TOEFL ITP lagi, tanpa persiapan, dengan biaya lumayan. Dulu biayanya Rp.450.000,- di Unair Surabaya. Kenapa di Unair gak di ITS atau tempat lain? Karena jadwal tes yang paling fleksibel…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 3 Comments

    You May Also Like

    Pengalaman Isolasi COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran

    March 3, 2022

    Membaca Mimpi dari Ujung Benua Eropa

    April 13, 2018

    Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri

    January 31, 2024
  • Ocehan

    Jejak Kaki Pertama di Benua Biru

    September 28, 2017 /

    Goresan merah di atas selembar kertas putih itu masih terpampang jelas. Gue masih ingat betul bagaimana semangatnya gue membuat seratus mimpi itu sebagai bukti bahwa kelak mimpi-mimpi itu akan tercoret habis. Pertanda bahwa gue berhasil menyelesaikan apa yang gue ingin dan akan lakukan. Gak melulu soal mimpi besar, gue juga masih berkutat dengan mimpi-mimpi kecil nan konyol -yang dimata orang lain- mungkin sama sekali tak berfaedah. Gak apa-apa, toh usaha untuk mencapai itu juga punya kita sendiri. Baca juga: Berani Bermimpi Kan? Kali ini, gue masih kembali memutar ingatan bahwasanya tiga tahun yang lalu gue juga punya mimpi besar lain. Kuliah di luar negeri adalah hal yang paling gue idamkan…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 4 Comments

    You May Also Like

    Tidak Ada Masalah yang Terlalu Besar

    July 7, 2019

    Drama Kenaikan Tarif & Penghapusan Bagasi Gratis Maskapai Bertarif Rendah

    January 13, 2019

    Ngomongin Visi, Target dan Keluh Kesah Mahasiswa

    August 7, 2015
  • Ocehan,  Stories

    Berani Bermimpi Kan?

    June 16, 2017 /

    Sejak duduk di bangku SMP hingga SMA dulu, aroma persaingan gak begitu nampak. Seperti tidak ada hasrat untuk pengen ini dan itu. Bahkan dalam perlombaan saja, tidak jarang Guru yang proaktif mendaftarkan muridnya. Ketika gue ngeliat temen yang punya bakat tertentu dan merekomendasikan sebuah kompetisi, jawabannya beragam namun intinya sama. “Males ikut-ikut begituan,”, “Ribet kayanya,” dan jawaban-jawaban lainnya. Gue masih ingat ketika sedang browsing di mesin pencarian ketemu dengan sebuah lomba yang diadakan oleh sebuah perusahan multinasional di daerah gue. Niatnya pengen ikut, berhubung hadiahnya gede, namun rupanya persyaratannya haruslah representasi sekolah. Padahal di sekolah gak ada sama sekali woro-woro menyoal ini. Gak berapa lama, gue datengin guru yang mungkin…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 7 Comments

    You May Also Like

    Unek-Unek Untuk Operator Seluler

    July 30, 2015

    Mendambakan Dibahagiakan Kebahagian Yang Membahagiakan

    July 2, 2016

    Jejak Kaki Pertama di Benua Biru

    September 28, 2017
 Older Posts

ABOUT AUTHOR


An architecture & fire engineering graduate and currently working in England, United Kingdom. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tanjung Tiket Transportasi Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Tidak Ada Yang Berubah Dari Langit Malam Ini
  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.