Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Stories,  Ulasan

    How To Live Like Swedes

    June 15, 2024 /

    Di Indonesia, Swedia terkenal dengan salah satu pemain sepakbola dunia, Ibrahimović. Selain itu, Swedia juga dikenal sebagai negara asal toko retail terbesar yang tersebar di berbagai belahan dunia, yakni IKEA. Belakangan, Swedia juga terkenal karena berada di jajaran teratas sebagai negara paling bahagia di seluruh dunia. Selain fakta-fakta tadi, ada satu lagi fakta yang cukup mendeskripsikan bagaimana orang-orang di sini menjalani hidup mereka. Selama hampir enam bulan tinggal di Swedia, saya mulai menyadari bahwa orang-orang lokal di sini cukup unik. Termasuk juga sistem yang mengatur kehidupan bermasyarakat mereka. Perbincangan saya dengan seorang teman berkebangsaan Swiss, sebut saja Emilia, menjadi titik awal observasi saya terhadap orang-orang di sini. Catch-up dibalut ‘Fika’…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Kehidupan Jalanan Kota Surabaya

    October 5, 2018

    A Story of A Cup of Coffee, Biased Memory, and Logical Fallacy

    April 22, 2024

    Bangkit Dari Mati Suri

    April 12, 2026
  • Stories

    Uraian Fragmen Kenangan dan Rekam Jejak Kepergian Yang Kesekian

    December 30, 2023 /

    Udara dingin itu seketika menyeruak, menusuk kulit seperti ribuan jarum kecil yang merayapi setiap inci tubuh. Sebab, kurang dari satu menit yang lalu, kehangatan suhu ruangan masih dominan menyelimuti. Kaos distro Bandung pemberian seorang teman ini seolah-olah tak berdaya menggelayuti tubuh dan yang tertinggal hanya kenangannya saja. Di sebelah saya, perempuan yang baru saja, 12 jam sebelumnya, adalah sosok asing yang mengisi keheningan ruangan, kini telah berubah menjadi sosok yang ramah. Hingga sekarang pun senyumnya masih terekam jelas di ingatan saya. Ia mengenakan hoodie rapi dan syal melilit lehernya dengan rapat. Hoodie yang ia kenakan seolah menjadi perisai dari serangan udara dingin yang merayap perlahan. Saya tidak benar-benar tahu, apakah…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 0 Comments

    You May Also Like

    Cerita Balik dan Pernak-Perniknya

    August 13, 2015

    The COVID-19 Story, things we take for granted

    August 10, 2021

    Pengalaman Tes IELTS CD di IALF Jakarta Saat Pandemi

    October 16, 2021
  • Stories

    Kehilangan Senyum

    January 28, 2022 /

    Sudah terlampau lama rasanya saya sudah tidak bisa merasakan aroma kamar yang hangat. Wewangian levender yang saban malamnya saya gunakan bersama, tidak lagi menyemburkan wangi yang diharapkan. Pun, kamar yang tadinya sempit rasa-rasanya meluas berkali-kali lipat. Tidak ada lagi alasan untuk tetap tersenyum. Tidak ada lagi yang bisa dijadikan tempat bercerita kecuali langit-langit putih yang diam tanpa mampu bereaksi apapun terhadap kesedihan saya. Kenangan sekecil apapun, rasanya enggan untuk beranjak dari tempat ini, seolah semuanya sudah terpatri abadi. Padahal, pada kenyataannya, tidak ada yang akan bisa abadi, semuanya bisa saja meninggalkan pergi dengan atau tanpa jejak, dan dengan atau tanpa salam sekalipun. Kelemahan saya adalah kesulitan melupakan. Sudah beberapa bulan…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 4 Comments

    You May Also Like

    A Story of A Cup of Coffee, Biased Memory, and Logical Fallacy

    April 22, 2024

    Invasi Generasi Kekinian dan Generasi Wacana

    July 11, 2016

    Uraian Fragmen Kenangan dan Rekam Jejak Kepergian Yang Kesekian

    December 30, 2023
  • Stories,  Ulasan

    Review GoMassage Pertama Yang Lebih Dari Sekadar Pijatan

    October 30, 2019 /

    Kepindahan saya ke Jakarta untuk bekerja membuat ritme aktivitas saya berbeda pula. Dari yang sehabis sidang Tugas Akhir sampai menunggu wisuda hanya uring-uringan dan nyambi melamar pekerjaan, kini sudah memiliki mobilitas rutin. Senin-Jumat dari pukul 8.00-17.00 saya habiskan di kantor. Sehingga waktu setelahnya hanya cukup untuk dibuat tidur tanpa ada aktivitas lain. Terkecuali untuk weekend di Sabtu dan Minggunya. Nah, di akhir pekan ketiga saya di Jakarta ini, tiba-tiba saja terlintas pikiran untuk melakukan sesuatu yang baru yakni pijat refleksi. Hehe. Dulu, ketika masih di Surabaya, kira-kira dua bulan sekali saya rutin ke tempat pijat refleksi. Tapi di sini kok rasanya belum ketemu yang cocok, karena juga masih adaptasi dengan…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 3 Comments

    You May Also Like

    Things To Remember After Five Years

    July 16, 2015

    Puncak Eksploitasi Diri

    October 11, 2015

    Dua Kali Skak Mat

    April 1, 2015
  • Fenomena,  Opini,  Stories

    Fenomena Bunuh Diri & Suicidal Thoughts Kaum Millenials

    January 7, 2019 /

    Sekitar sepekan yang lalu, saya melakukan polling di Instagram mengenai alasan mereka tetap bertahan hidup. Pertanyaan yang cukup menggelitik nan menarik pikir saya. Baca juga: Alasan Tetap Bertahan Hidup Tanpa Harus Bunuh Diri Bukan tanpa alasan, saya menginisiasi pertanyaan tersebut lantaran banyaknya kasus bunuh diri di Indonesia. Dalam satu bulan, tak kurang dari empat kasus bunuh diri terjadi. Belum termasuk kasus-kasus yang tidak di-blow up media. Beberapa kasus di antaranya, adik kandung Wakil Gubernur Jatim terpilih Emil Dardak, mahasiswa ITB, yang diduga kuat bunuh diri di kamar indekosnya. Dua mahasiswa semester akhir UNPAD juga ditemukan meninggal bunuh diri. Hingga, seorang mahasiswa ITS tahun kedua yang ditemukan meninggal gantung diri di…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Solusi Transportasi Mudah dan Murah di Jakarta

    August 18, 2022

    Fenomena GO-JEK di Kota Surabaya

    June 29, 2015

    Invasi Generasi Kekinian dan Generasi Wacana

    July 11, 2016
 Older Posts

ABOUT AUTHOR


An architecture & fire engineering graduate and currently working in England, United Kingdom. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Mimpi Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah Seleksi SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tiket Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48
  • How To Live Like Swedes

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.