Di Bawah Langit Biru

Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Stories,  Ulasan

    How To Live Like Swedes

    June 15, 2024 /

    Di Indonesia, Swedia terkenal dengan salah satu pemain sepakbola dunia, Ibrahimović. Selain itu, Swedia juga dikenal sebagai negara asal toko retail terbesar yang tersebar di berbagai belahan dunia, yakni IKEA. Belakangan, Swedia juga terkenal karena berada di jajaran teratas sebagai negara paling bahagia di seluruh dunia. Selain fakta-fakta tadi, ada satu lagi fakta yang cukup mendeskripsikan bagaimana orang-orang di sini menjalani hidup mereka. Selama hampir enam bulan tinggal di Swedia, saya mulai menyadari bahwa orang-orang lokal di sini cukup unik. Termasuk juga sistem yang mengatur kehidupan bermasyarakat mereka. Perbincangan saya dengan seorang teman berkebangsaan Swiss, sebut saja Emilia, menjadi titik awal observasi saya terhadap orang-orang di sini. Catch-up dibalut ‘Fika’…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Memaklumi Alasan Klasik Mahasiswa

    January 9, 2019

    Pengalaman Isolasi COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran

    March 3, 2022

    Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri

    January 31, 2024
  • Opini,  Stories

    Ways to be Heard and Seen

    May 1, 2024 /

    Saya pernah percaya bahwa menulis adalah cara yang paling baik untuk mengembangkan diri. Sebab, menulis membutuhkan proses berpikir yang logis, terstruktur, dan kritis, khususnya bagi mereka yang merasa kemampuan lisan mereka tidak begitu baik. Terlahir sebagai seorang pemalu, tidak banyak bicara, dan kecerdasan yang biasa-biasa saja membuat hidup saya tidak mulus dalam perjalanannya. Jika ditanya hal apa yang paling saya sesali dari kekurangan saya tadi, jawabannya adalah mengenai tidak dinaikkannya saya ke kelas 2 saat masih di bangku Sekolah Dasar. Ketidakmampuan saya membaca dan menulis disinyalir adalah biang keladinya. Beberapa tahun berlalu, saya berubah, dan versi terbaik yang bisa saya berikan adalah dengan belajar lebih giat. Di kelas 3, saya…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 0 Comments

    You May Also Like

    Belajar Banyak Hal dari JKT48

    May 9, 2018

    Menimbang Kebijakan Work From Home dari Kacamata Perantau

    May 16, 2021

    Ujian Nasional (UN) Bukan Penentu Kelulusan

    December 16, 2009
  • Opini,  Stories

    A Story of A Cup of Coffee, Biased Memory, and Logical Fallacy

    April 22, 2024 /

    Udara dingin dan gerimis yang sesekali turun tidak menghalangi saya dan beberapa teman lainnya untuk keluar dari V-Huset. Misi ini adalah untuk mendapatkan segelas kopi hangat dari vending machine yang tersedia di A-Huset, gedung sekolah Arsitektur yang lokasinya hanya terpisah oleh jalan setapak setelah V-Huset. Tidak butuh waktu lama, kedua tangan setengah beku saya sudah memegang papercup mungil yang terisi 3/4 kopi hangat di dalamnya. Walau tak bertahan lama, kehangatan sederhana ini masih saya nikmati sepenuhnya. Kebetulan, hari itu suhu masih belum bersahabat dengan musim semi yang seharusnya bisa lebih hangat. Setidaknya, bagi manusia beriklim tropis seperti saya, lima derajat celcius masih belum cukup layak disebut sebagai musim semi. “Bagaimana…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 0 Comments

    You May Also Like

    Things I Wish I Knew Earlier – Part 1

    August 19, 2020

    Memang Mahasiswa Suka Lupa

    October 10, 2018

    Fenomena Bunuh Diri & Suicidal Thoughts Kaum Millenials

    January 7, 2019
  • Stories

    The Thing That Annoys Me Most in Sweden

    April 17, 2024 /

    Sejak pertama kali menginjakan kaki di Swedia, hal tidak mengenakan ini sudah berdampak ke saya. Awalnya, saya acuhkan saja, hingga beberapa waktu belakangan, rasanya kok semakin menjadi-jadi. Berdasarkan beberapa riset yang saya baca, Swedia adalah salah satu negara paling aman di dunia. Tapi kali ini saya tidak setuju. Utamanya untuk aspek yang beberapa bulan ke belakang cukup mengganggu jesegaruan saya. Sebab, gara-gara hal tidak mengenakan ini, beberapa aktivitas jadi terganggu. Hal yang paling berdampak menurut saya adalah hilangnya fokus. Padahal, fokus bagi seorang mahasiswa seperti saya adalah segalanya. Tanpa fokus, saya tidak akan bisa belajar, tanpa belajar saya tidak akan bisa lulus, dan efek domino lainnya. Semua bermula ketika saya…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 2 Comments

    You May Also Like

    Blogku Ganti Template Baru Lagi Lho!

    June 6, 2009

    The COVID-19 Story, things we take for granted

    August 10, 2021

    Pengalaman Mencari Bantuan Dana Kegiatan Luar Negeri Mahasiswa

    July 30, 2017
  • Stories,  Tutorial,  Ulasan

    Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri

    January 31, 2024 /

    Suara alarm tiba-tiba menyeruak di pagi buta, setidaknya bagi saya yang masih belum terbiasa dengan kehidupan musim dingin di sini. Rasanya, ingin sekali bersembunyi di bawah selimut dan kembali tidur. Tapi realitanya, saya harus bergegas bersiap karena ada jadwal kuliah pagi yang teramat pagi yakni pukul 08.00 waktu setempat. Dengan setengah sadar, saya membuka gorden yang menutupi jendela kamar. Benar saja, di luar masih gelap dan tidak ada penanda kalau matahari akan segera terbit. Hal baiknya, ternyata saat itu salju sedang turun dan menyulap semuanya menjadi putih. Satu tahun yang lalu, November 2022 Dahulu, situasinya kontras berbeda. Saya ingat betul bagaimana saya sering mengeluh betapa dahsyatnya matahari di ibukota Jakarta.…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Berharap dan Berdoa Untuk Kelulusan Kita Bersama

    May 8, 2010
    Mahasiswa Arsitektur ITS 2014

    Cerita di Balik Pengumuman SBMPTN

    July 9, 2015
    tips jalan jalan ke salzburg dari munich

    Cerita Day Trip Salzburg dan Si Perempuan Semampai

    January 11, 2020
 Older Posts
Newer Posts 

ABOUT AUTHOR


An architecture & fire engineering graduate and currently working in England, United Kingdom. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tanjung Tiket Transportasi Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Tidak Ada Yang Berubah Dari Langit Malam Ini
  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.