-
Berhenti Ngevlog Akibat Kebijakan Baru Youtube
Di postingan sebelumnya gue officially announce kalo gue punya channel di youtube yang isinya kurang lebih tentang kehidupan erasmus, perkuliahan, dan traveling gue selama di Eropa. Tapi beberapa lama ternyata muncul kebijakan baru youtube yang bikin gue mikir ulang buat rutin upload video di sana. Kebijakannya kurang lebih isinya menyatakan kalau content creator baru bisa me-monetize video-videonya jika dan hanya jika memiliki 1000 Subscribers dan videonya telah ditonton selama 4000 jam dalam kurun waktu satu tahun. Bagi gue kebijakan ini sangat keterlaluan, karena jujur susah banget buat dapet angka segitu. Belum lagi banyak banget yang biasanya ngeskip video pas lagi nonton. Gue udah menimbang-nimbang sih, buat mencapai subscriber dan angka…
-
Akhirnya Punya Vlog!
Beberapa tahun silam, elah, gue pernah bermimpi buat punya channel youtube sendiri dengan gue sebagai modelnya. Ahah. Iya, karena jika kalian menyimak video-video terdahulu di akun gue, isinya hampir dipastikan muka-muka orang semua dengan background pemandangan yang apik. Yah paling mentok suara gue sebagai videografer ada nyangkut sedikit di video. Sampai suatu ketika gue ngerasa gabut, dan jadilah video ini: FYI, itu bukan video pertama gue tentang kehidupan erasmus di sini, tapi lebih ke video yang bener-bener masuk kategori vlog. Sebelumnya, gue sering upload video traveling hehe. Penginnya sih sering bikin video, yah kalopun gabanyak yang nonton at least those videos would be an amazing erasmus-life documentary! Banyak temen gue…
-
Sosok Perempuan di Hari Ibu
Hembusan udara dingin Kota Porto masih belum begitu akrab, tidak hanya bagi tubuh yang sudah terbiasa dengan panasnya Kota Surabaya, tapi juga bagi memori. Berbeda dengan hujan yang menjadi saksi bisu ketidaksepakatan saya akan keputusan seorang Ibu. Sepuluh tahun yang lalu, saya masih ingat betul bagaimana berkecambuknya perasaan saya ketika menyadari perempuan yang telah melahirkan saya ‘mendepak’ saya keluar dari rumah. Tepatnya satu hari setelah hari kelulusan Sekolah Dasar. Seorang bocah yang masih belum paham betul keputusan gila apa yang dilakukan Ibu meratapi nasibnya. Tapi saya paham, kondisi keluarga memaksa ibu melakukan hal tersebut. Sudah cukup saya melihat seorang Ibu yang pergi pagi dan pulang larut malam dengan menenteng dua…
-
Pilihan Hotel di Malang Dekat Stasiun
Malang kota Apel atau istilah Apel Malang semestinya sudah familiar ditelinga. Kota yang memiliki hawa sejuk dan dingin di malam hari ini, telah menarik banyak wisatawan untuk berkunjung. Dulu mungkin, berlibur ke Malang hanya sekedar untuk memetik Apel langsung, atau menikmati pemandangan di Kebun Teh. Sekarang, Malang sudah berkembang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. Ada banyak pilihan buat kamu yang ingin liburan kesana. mulai dari wisata alam, mau yang ekstrim seperti rafting dan paragliding juga ada, wisata kuliner-terutama bakso-yang ga ada habisnya, mengunjungi museum dan tempat bersejarah, sampai berbagai macam taman rekreasi tematik yang pastinya tidak akan kamu temukan di kota lain. Mengunjungi kota ini sangatlah mudah, kalau mau…
-
Kenalkan Indonesia sampai Portugal
Sudah dua bulan lamanya saya tinggal di Porto, Portugal, sebuah kota kecil nan eksotis di sisi paling barat Benua Eropa. Hingga pada Rabu (20/11) lalu adalah pengalaman pertama kalinya saya menapakkan kaki di salah satu sekolah umum di sini. Sama halnya seperti sekolah negeri pada umumnya di Indonesia, Escola Secundária Carolina Michaëlis (Sekolah Menengah Pertama) ramai dengan anak-anak hingga remaja beragam usia. Namun ada pemandangan yang paling membedakan dengan sekolah di Indonesia di mana siswa-siswi di Portugal tidak memiliki seragam khusus layaknya di Indonesia. Semua tampak sederhana dengan pakaian masing-masing, sembari sesekali melemparkan senyum manis tatkala saya melewati gerbang sekolah. Seolah-olah mereka sedang menyaksikan pemandangan langka dengan kedatangan ‘bule’ dari…












