• Fenomena,  Opini,  Stories

    Fenomena Bunuh Diri & Suicidal Thoughts Kaum Millenials

    Sekitar sepekan yang lalu, saya melakukan polling di Instagram mengenai alasan mereka tetap bertahan hidup. Pertanyaan yang cukup menggelitik nan menarik pikir saya. Baca juga: Alasan Tetap Bertahan Hidup Tanpa Harus Bunuh Diri Bukan tanpa alasan, saya menginisiasi pertanyaan tersebut lantaran banyaknya kasus bunuh diri di Indonesia. Dalam satu bulan, tak kurang dari empat kasus bunuh diri terjadi. Belum termasuk kasus-kasus yang tidak di-blow up media. Beberapa kasus di antaranya, adik kandung Wakil Gubernur Jatim terpilih Emil Dardak, mahasiswa ITB, yang diduga kuat bunuh diri di kamar indekosnya. Dua mahasiswa semester akhir UNPAD juga ditemukan meninggal bunuh diri. Hingga, seorang mahasiswa ITS tahun kedua yang ditemukan meninggal gantung diri di…

  • Stories

    Budaya Partisipatif dan Indonesia Tanpa Pesimisme

    Kembali ke pembahasan mengenai pengemudi dan penumpang, saya jadi teringat akan bagaimana kagetnya saya di hari pertama perkuliahan di Porto dimulai. Saya yang sama sekali tidak mengerti bahasa portugis saat itu benar-benar dibuat bingung. Satu sesi perkuliahan berdurasi empat jam. Setelah 2 jam pertama, terdapat jeda istirahat selama 1o menit. Di sesi pertama, dosen memberikan materi layaknya dosen-dosen biasa yang saya temui di Indonesia. Bermodalkan pointer di tangan kiri untuk memindahkan slides power point dan sebuah buku tebal di tangan kanan, ia terus bercerita tanpa interupsi. Selesai menjelaskan materi, tanpa komando, para mahasiswa yang belum saya kenal ini langsung berebut untuk menyanggah pernyataan si dosen ataupun yang hanya sekadar menambahkan…

  • Stories

    Belajar Menjadi Pengemudi, Bukan Penumpang

    Dalam sebuah konsep perpindahan akan terdapat subjek yang memindahkan dan objek sebagai yang dipindahkan. Tidak melulu manusia yang berperan sebagai subjek dan objeknya. Bisa saja sebuah benda mati ataupun sistem yang tak dapat diterka wujud fisiknya. Di dalam kehidupan manusia dewasa ini, secara sederhana, padanan ini diibaratkan seorang pengemudi dan penumpang. Lebih spesifik lagi, driver gojek beserta penumpangnya. Jika ditransformasikan ke bahasa yang lebih keren, kita sebenarnya sudah lama dikenalkan dengan dikotomi leader dan follower. Istilah-istilah tersebut merujuk pada deifinisi yang kurang lebih sama. Baca juga: Memaklumi Alasan Klasik Mahasiswa Pengemudi bertugas mengendalikan kontrol dan memastikan penumpangnya dapat sampai ke titik tujuan dengan aman serta nyaman. Jika pengemudi tidak tahu…

  • Stories

    My Life in a Nutshell

    2001 Tujuh belas tahun yang lalu, sekelilingku semuanya asing. Wajar saja, sebab teman-temanku sudah tidak lagi di sini. Hanya ada aku dan beberapa anak lainnya yang jumlahnya bisa dihitung dengan satu. Aku malu tapi aku tidak berbuat apa-apa. Keputusan wali kelas untuk tidak menaikkanku ke kelas dua sepertinya sudah tidak bisa diganggu gugat lagi. Aku termasuk satu dari beberapa anak yang kesulitan belajar, termasuk membaca dan berhitung yang menjadi syarat naik kelas. Penggaris panjang kayu yang menggantung di samping papan tulis kapur rasanya sudah tidak asing lagi dengan tanganku. Tapi tetap saja, tidak ada perubahan berarti. Yang ada hanya tanganku dan kupingku yang berubah merah karena berkali-kali tidak memenuhi ekspektasi…

  • Opini,  Stories

    Kehidupan Jalanan Kota Surabaya

    Kamis (4/10), saya kembali menjajal bus kota Surabaya setelah terakhir kali awal tahun 2017 (kalau tidak salah). Tidak ada perubahan berarti, kernet bus masih saling berebut penumpang, para porter yang masih saja memaksa, dan calo-calo ‘tak kasat mata’ yang silih berganti menghampiri penumpang yang baru turun. Di dalam bus, kursinya sobek-sobek, AC mati, ngetemnya super lama dan tidak lupa hiburan ala pengamen jalanan dengan suara merdunya turut mengiringi waktu tunggu. Walau aslinya sedikit menghibur, hawa panas di dalam bus seolah tak mengizinkan penumpang untuk menikmati musiknya. Kaca jendela yang dibiarkan terbuka pun jadi tak ada artinya, lah tidak ada anginnya. Penjaja asongan pun masih dengan bebasnya berkeliaran. Para pencari nafkah…