Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Stories

    Pertama Kali Pakai Lensa Kontak (Soflens)

    April 12, 2018 /

    Terhitung sejak November 2017, gue udah gak pakai kacamata lagi. Kalaupun ada foto gue yang keliatan pakai kacamata, itu adalah foto lama. Alasannya sederhana sebenarnya, kacamata yang gue beli di Surabaya itu udah gak nyaman lagi dipakai. Baru aja gue pakai, eh udah melorot aja. Padahal kacamata itu umurnya masih belum dua tahun lho. Maklum sih, kacamata seharga Rp.200.000,- gak bisa berharap banyak. Hehe. Guna mengembalikan penglihatan gue seperti semula, mulailah gue kepikiran buat beli kacamata baru di Porto. Mulailah gue blusukan ke beberapa optik deket apartemen. Tapi, gue akhirnya pulang dengan tangan hampa. Kacamata yang gue idam-idamkan ternyata harganya setara Laptop ASUS yang gue pakai (sekitar 400 euro). Singkatnya,…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 0 Comments

    You May Also Like

    Ways to be Heard and Seen

    May 1, 2024

    Uraian Fragmen Kenangan dan Rekam Jejak Kepergian Yang Kesekian

    December 30, 2023

    Pengalaman Tes IELTS CD di IALF Jakarta Saat Pandemi

    October 16, 2021
  • Stories

    Begini Rasanya Musim Dingin di Porto, Portugal

    March 4, 2018 /

    Penghujung bulan Februari kemarin seharusnya musim dingin atau kerennya winter udah kelar sih. Tapi sekarang udah masuk awal maret dan sebagian besar negara-negara di kawasan eropa masih diliputi salju. Sama halnya seperti di Porto, di sini turun salju juga cuman dalam bentuk cair dan tidak dalam kristal es. Ahaha maksud gue hujan. Sudah hampir dua minggu Porto diguyur hujan setiap hari berturut-turut. Mending sih kalo hujan doang, tapi ini sama petir dan hembusan anginnya dahsyat banget. Indonesia terkenal dengan negara yang cuacanya cenderung selalu bersahabat. Kalaupun ekstrim paling terjadi sesekali. Nah di sini, parah sih, gue aja kemarin keluar kosan pas mau ke kampus hampir terbang saking kuatnya tiupan anginnya…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 5 Comments

    You May Also Like

    Perjalanan 7 Tahun Menjadi Blogger

    July 31, 2015

    Fenomena Bunuh Diri & Suicidal Thoughts Kaum Millenials

    January 7, 2019

    Pertama Kali Pakai Lensa Kontak (Soflens)

    April 12, 2018
  • Stories

    Katanya Lebih Enak Kuliah di Luar Negeri

    November 4, 2017 /

    Ketika masih di bangku sekolah menengah, gue ngerasa sekolah adalah sebuah hobi. Tidak ada paksaan untuk belajar, melainkan sebuah kesenangan pribadi. Persis seperti yang dibilang Maudi Ayunda, sosok cantik dan menginspirasi semua orang. Terlebih dengan belajar, gue bisa jadi yang terbaik di kelas. Klimaksnya bukan tentang predikat, tapi materil berupa beasiswa yang lebih gue incar.  Sebab dengan sekolah, gue bisa punya kegiatan, teman, tujuan hidup, dan uang jajan. Lambat laun, gue ngerasa sekolah bukan lagi yang gue idamkan. Selepas tahun pertama perkuliahan, entah setan apa yang merasuki batin gue, gue ngerasa kalau cara gue belajar udah gak sesuai jalurnya. Seorang calon sarjana yang notabene merupakan sosok dengan capaian kompetensi akademik…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 6 Comments

    You May Also Like

    tips jalan jalan ke salzburg dari munich

    Cerita Day Trip Salzburg dan Si Perempuan Semampai

    January 11, 2020

    Makna Integritas di Selembar Kertas

    June 3, 2021

    Tiga Hari Menyusuri Sudut Kota Munich

    October 11, 2019
  • Stories,  Tutorial

    Kuliah Gratis di Eropa dengan Beasiswa Erasmus

    October 12, 2017 /

    Novel terakhir yang berhasil gue baca sampai habis adalah “Penumpang Gelap” karya Alijullah Hasan Jusuf, seorang yang dulunya bukan siapa-siapa, tapi berhasil melanglang buana sampai ke benua eropa. Cerita nyata beliau ini berhasil dikemas dengan apik menjadi bacaan yang menarik untuk menggugah semangat para pengejar mimpi. Sama seperti halnya sewaktu dulu gue baru kenal dengan Ahmad Fuadi, sang penulis kondang yang sampai sekarang benar-benar menghipnotis gue untuk selalu membaca semua karyanya. Sama-sama perantau, namun berbeda jalan dan zona waktu. Manusia memang punya jalan hidup dan zona waktunya masing-masing bukan? Kendati masih berbicara seputaran mimpi, artikel gue sebelumnya di sini mungkin masih belum bisa menjawab beberapa pertanyaan temen-temen. Gimana sebenernya gue…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 11 Comments

    You May Also Like

    Berangkat Tanpa Tiket, Siapa Suruh Nekat!

    July 13, 2016

    Liburan dan Unek-Uneknya

    January 25, 2016

    Life is Annoyingly Unfair

    July 17, 2022
  • Stories,  Tutorial

    Pengalaman Mencari Bantuan Dana Kegiatan Luar Negeri Mahasiswa

    July 30, 2017 /

    Di postingan sebelumnya telah dibahas tentang gimana sih cara dapetin kesempatan ke luar negeri. Nah, postingan ini adalah sambungan dari cerita gue kemarin. Karena sejujurnya, program ASTW 2017 ini gak sepenuhnya gratis. Peserta masih diharuskan untuk membeli tiket pesawat sendiri. Berbeda layaknya beasiswa bergengsi lain seperti LPDP, Erasmus Mundus, Fullbright, DAAD dll yang bersedia membiaya semua kebutuhan penerima beasiswanya (fully funded). Baca juga: Pengalaman Dapat Beasiswa Dataprint Kalaupun kalian gak dapet beasiswa penuh, tenang aja, seperti kata pribahasa bahwa ada banyak jalan menuju roma. Alias ada banyak cara supaya kita bisa berangkat walau hanya dapet beasiswa parsial ataupun tanpa beasiswa sekalipun semisal kegiatan volunteering AIESEC. Karena gak sedikit juga temen-temen…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 28 Comments

    You May Also Like

    Memaklumi Alasan Klasik Mahasiswa

    January 9, 2019

    Kampung Halaman dan Kesederhanaan

    July 13, 2015

    Pengalaman Menulis Curriculum Vitae (CV) Beasiswa Luar Negeri

    November 11, 2021
 Older Posts
Newer Posts 

ABOUT AUTHOR


An architecture & fire engineering graduate and currently working in England, United Kingdom. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tanjung Tiket Transportasi Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Tidak Ada Yang Berubah Dari Langit Malam Ini
  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.