Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Stories

    Trip Dadakan Zurich-Ilmenau Budget Mahasiswa

    October 4, 2019 /

    Transit yang tidak lebih dari dua jam di Istanbul, Turki kami habiskan hanya untuk mencari posisi gate untuk keperluan boarding. Bandara baru yang menggantikan Istanbul Ataturk Turki ini luar biasa besarnya, salah-salah bisa kesasar dan malah ketinggalan pesawat.   Dibandingkan penerbangan pertama kali pada 2017 lalu, rasanya tidak ada yang berbeda ketika kaki menjejak tanah bekas Kekaisaran Ottoman kali ini. Infrastruktur yang lebih modern, perbedaan warna kulit, hingga hawa dingin dan udara segar pagi hari akan menjadi teman baru selama beberapa pekan ke depan. Penerbangan ke Zurich memakai pesawat yang lebih kecil dengan tiga kursi di kiri dan kanan. Hanya dalam waktu 3,5 jam, pesawat yang didominasi warna putih ini…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 0 Comments

    You May Also Like

    Menimbang Kebijakan Work From Home dari Kacamata Perantau

    May 16, 2021

    Kaleidoskop 2015

    December 31, 2015

    Kehilangan Kenangan di Kampung Halaman

    August 5, 2015
  • Arsitektur,  Stories

    Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur

    May 6, 2019 /

    Halo! Selamat datang kembali di blognya owi! Sudah beberapa bulan ke belakang sudah tidak lagi aktif menulis di blog ini karena memang kesibukan mahasiswa tahun terakhir tidak bisa diragukan lagi. Hehe. Sebenarnya yang menjadi masalah bukanlah banyaknya tugas tapi lebih kepada tekanan yang diberikan oleh para dosen kepada mahasiswanya. Ya wajar aja sih karena memang tugas akhir ini adalah sebagai pembuktian bahwasanya seorang mahasiswa sudah siap menjadi seorang calon sarjana. Jika biasanya mahasiswa tahun pertama hingga tahun ketiga punya lima sampai enam mata kuliah, nah di Departemen Arsitektur jumlahnya agak berbeda dengan mahasiswa tahun terakhir. Saya contohnya hanya punya satu mata kuliah yang harus diselesaikan di tahun terakhir ini karena…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Membaca Karakteristik Arsitektur Nusantara Serupa Boga

    July 4, 2016

    Ngapain Jadi Arsitek (?)

    October 24, 2016

    Refleksi Diri Dari Titik Nol Arsitektur ITS

    November 26, 2016
  • Stories,  Ulasan

    Perjuangan Bertahan Hidup Mahasiswa Bidikmisi di Surabaya

    January 21, 2019 /

    Sebagai mahasiwa yang tak biasa, saya inshaaAllah akan menyelesaikan kuliah dalam kurun waktu lima tahun. Bebas sih kalo pada mau bilang molor, ngaret, telat, apapun bebas, karenanya intinya sama yakni saya belum bisa ditakdirkan lulus di durasi umumnya mahasiswa sarjana kebanyakan. Hehe. Nah, sebagai mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi pula, saya hanya berhak menerima beasiswa maksimal selama empat tahun. Kalau molor, ya konsekuensinya ga akan ada uang mengucur lagi setiap enam bulan sekali. *SAD* Itu berarti, saya harus berjuang keras mikirin uang kosan, makan, dan kebutuhan lainnya. Beruntungnya, ITS masih mau bayarin UKT (Uang Kuliah Tunggal, red) saya hehe. Yah, lebih dari lumayan lah karena ga semua orang seberuntung saya yang…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Pengalaman Tukar Mata Uang di Money Changer Surabaya

    September 11, 2017

    Begini Rasanya Musim Dingin di Porto, Portugal

    March 4, 2018

    Kuliah Gratis di Eropa dengan Beasiswa Erasmus

    October 12, 2017
  • Ocehan,  Opini,  Stories

    Memaklumi Alasan Klasik Mahasiswa

    January 9, 2019 /

    Sepulang dari Porto, saya merasa ada sesuatu yang berbeda. Ada banyak hal-hal nyeleneh mahasiswa yang tidak bisa saya terima. Saya tidak serta merta kaget, karena sempat ada masa transisi di sini. Sebelum akhirnya saya kembali tergabung dalam sebuah organisasi. Walau terkesan dipaksakan, tapi keadaan lah yang menuntut demikian. Hal-hal yang saya maksud tersebut antara lain budaya tidak tepat waktu, komunikasi jelek, budaya titip absen, dan pastinya tanggung jawab yang kececeran. Saya hampir dibuat muak dengan ini semua. Walau sudah diingatkan, tapi tetap saja alasan klasik sebagai mahasiswa selalu jadi andalan. “Sedang tidak mood” “Akademik sedang berantakan” “Tugas numpuk” “Lagi gabisa ngatur waktu” “Ada masalah keluarga” Dan sederet alasan-alasan lain. Uniknya,…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 4 Comments

    You May Also Like

    Berani Bermimpi Kan?

    June 16, 2017

    Jejak Kaki Pertama di Benua Biru

    September 28, 2017

    Pelajar NgeBlog, Why Not?

    July 10, 2010
  • Fenomena,  Opini,  Stories

    Fenomena Bunuh Diri & Suicidal Thoughts Kaum Millenials

    January 7, 2019 /

    Sekitar sepekan yang lalu, saya melakukan polling di Instagram mengenai alasan mereka tetap bertahan hidup. Pertanyaan yang cukup menggelitik nan menarik pikir saya. Baca juga: Alasan Tetap Bertahan Hidup Tanpa Harus Bunuh Diri Bukan tanpa alasan, saya menginisiasi pertanyaan tersebut lantaran banyaknya kasus bunuh diri di Indonesia. Dalam satu bulan, tak kurang dari empat kasus bunuh diri terjadi. Belum termasuk kasus-kasus yang tidak di-blow up media. Beberapa kasus di antaranya, adik kandung Wakil Gubernur Jatim terpilih Emil Dardak, mahasiswa ITB, yang diduga kuat bunuh diri di kamar indekosnya. Dua mahasiswa semester akhir UNPAD juga ditemukan meninggal bunuh diri. Hingga, seorang mahasiswa ITS tahun kedua yang ditemukan meninggal gantung diri di…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    ​Perbandingan Maskapai Bertarif Rendah di Asia Tenggara dan Eropa

    January 14, 2019

    Alasan Tetap Bertahan Hidup Tanpa Harus Bunuh Diri

    January 8, 2019

    Fenomena GO-JEK di Kota Surabaya

    June 29, 2015
 Older Posts
Newer Posts 

ABOUT AUTHOR


An architecture graduate. Born and raised in South Kalimantan, but currently working in Jakarta, Indonesia. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Mimpi Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah Seleksi SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tiket Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48
  • How To Live Like Swedes

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.