-
10 Alasan Kamu Harus Masuk Arsitektur ITS
Banyak anak Indonesia yang memiliki impian untuk mengenyam pendidikan tinggi di tempat terbaik. Segala macam cara ditempuh, mulai dari ikut bimbel, kursus intensif, sampai merekrut guru private demi satu bangku. Konsultasi dengan guru bimbingan konseling juga udah. Tapi, kamu udah yakin belum sama pilihanmu? Kalau kamu suka kagum lihat bangunan-bangunan keren. Suka jalan-jalann sambil mengamati bangunan-bangunan yang ada. Suka punya ide-ide apik dan out of the box. Suka menggambar. Tertarik untuk mengambil jurusan arsitektur? Nah berikut gue ulas sepuluh alasan kenapa kamu harus pilih Arsitektur ITS. Kuy Simak! 1. Arsitektur ITS Berlokasi di Surabaya Berlokasi di Surabaya, Ibu kota Jawa Timur menjadikan ITS sebagai cerminan kualitas pendidikan di kota ini.…
-
10 Jurusan Arsitektur Terbaik di Indonesia
Dalam pemilihan perguruan tinggi tentu tidak sembarangan sebab ini menyangkut kelangsungan studi kalian nantinya selama empat tahun disana. Tentu, setiap calon mahasiswa baru jurusan arsitektur akan berlomba-lomba dalam memperebutkan bangku di PTN favorit mereka. Terlebih di PTN yang jurusan arstekturnya terbilang bagus dan bonafit. Namun, sekarang patokan PTN sebagai tempat kuliah paling bagus sudah tidak dapat dibenarkan lagi pasalnya beberapa PTS pun ternyata mampu menyaingi PTN. Seperti halnya yang akan gue bahas pada artikel ini adalah 10 Perguruan Tinggi dengan jurusan Arsitektur atau Teknik Arsitektur terbaik. Dengan kesemuanya telah terakreditasi A oleh BAN-PT. 1.Institut Teknologi Bandung (ITB) Tidak dipungkiri, kampus tempat Bung Karno mengenyam pendidikan sarjana ini begitu amat tersohor.…
-
Liburan dan Unek-Uneknya
Liburan! Yeay! Sebetulnya ada banyak unek-unek yang perlu ditulisin disini. Kalau dibuat di postingan terpisah bakal ngehasilin banyak judul. Gausah panjang-panjang, langsung aja ya. Jati Diri Ini sering bikin gue bingung. Meski hanya sebuah blog, tapi tetep tiap kali mau buat postingan baru pasti jadi kebingunan sendiri mau pake gaya sok asih kek gini atau gaya melow abis. Karena memang, mood gue sangat dinamis suka berubah-ubah sewaktu-waktu. Makanya gak heran kalau beberapa postingan gue nadanya sangat-sangat formal dan menyedihkan. Liat aja di postingan “Puncak Eksploitasi Diri” dimana gue ngeluh abis-abisan dengan berbagai aktivitas yang gue lakuin waktu itu. Perasaan jenuh udah gak tertahankan lagi lah pokoknya. Lalu, di postingan “Djakarta…
-
Puncak Eksploitasi Diri
Sudah terlampau lama rasanya, jari-jari mungil ini tak lagi dapat menari di atas papan-papan hitam kecil pencetak huruf yang bersusun membentuk kata. Terlampau berbeda di kala hampir dua bulan lalu, saya berjanji tuk bisa rutin menuangkan beragam cerita, walau seringkali tak bermakna, tapi kini omongan tersebut hanyalah sekedar janji. Kehidupan nyata tidak sepenuhnya mendukung guna tetap bisa survive di dunia kedua ini. Kata orang, “Ngurusin hidup beneran aja beum beres, gimana mau hidup di dunia maya,”seperti itulah kira-kira. Ada banyak hal dan pekerjaan di dunia nyata yang memang harus saya kejar dan selesaikan. Sering ada niatan untuk sebentar meluangan waktu, tapi sering pula ada yang mengintervensi waktu tersebut. Ada saja.…
-
Kejenuhan Yang Memuncak
Sudah kurang lebih empat bulan berada, tinggal di kota ini. Selama itu ada tekad tuk menempatkan diri menjadi mahasiswa seutuhnya. Konon katanya, mereka adalah mahasiswa yang penuh dengan hiruk-pikuk kesibukan kampus. Mahasiswa yang berangkat pagi, pulang dini hari, bahkan hingga menginap sekalipun. Definisi yang dulu diciptakan di pikiran, rupanya tidak semata bualan. Mereka, mahasiswa, memang benar adanya begitu. Kampus seakan menjadi dunia baru bagi mahasiswa untuk mengeksploitasi dirinya sembari merantau jauh, bagi yang merantau) tanpa takut sedetik pun ada waktu terbuang percuma. Tidak ada jeda.














