• Stories

    Kehilangan Kenangan di Kampung Halaman

    Memasuki tulisan kedua nih, entah kenapa kalau jenis postingan cerita-cerita begini gue serasa lebih lepas menulisnya. Dibanding jika menulis berita, essai, dan laporan lain, postingan yang bersumber dari pengalaman gue akan lebih gampang, cepet pula. Walau kadang (atau malah sering?) gak sinkron antar kalimatnya hehe. Bodo amat. Kalau kemarin gue ngebahas kisah blog gue yang udah gue rawat sepenuh hati selama 7 tahun lamanya, sekarang gue bakal ngebahas tentang tempat kelahiran gue dan tetek bengeknya. Ada apa aja sih disana, sekarang gimana, dan apa aja hal menariknya? Baca juga: Perjalanan 7 Tahun Menjadi Blogger | Mendadak Kangen #1 Nah, jadi gue itu lahir di sebuah desa kecil di Negara, Kecamatan…

  • Stories

    Kampung Halaman dan Kesederhanaan

    Berada di kampung halaman tidak lagi sebuah keharusan, melainkan tradisi. Berada disini untuk belajar menghargai, mencintai, serta menyayangi tempat kelahiran hanya untuk sekadar berterima kasih atas dedikasinya selama ini. Sebagai saksi tempat tumbuh dan berkembang hingga sampai seperti saat ini. Tampak sederhana namun sarat akan kenangan dan pembelajaran khas kampung yang kampungan. Yang gue lihat, apa-apa yang ada disini antara dulu dan sekarang tidak terlalu kontras perbedaannya. Tiang-tiang kayu menjulang, desir air sungai yang terus menyapu, atau bunyi klotok (Kapal) yang menjadi pemecah keheningan di desa ini selalu menjadi sajian apik menghangatkan pagi. Begitu pula dengan masyarakat disini. Sejak pukul 03.00 WITA mereka sudah bergegas memulai pekerjaannya masing-masing. Ibu-ibu yang…

  • Sastra

    Kembang 1000 Wajah, Sebuah Sajak: Dariku & Untukku

    Kali ini, ngeshare puisi saya aja ya? Sebetulnya sudah lama rampung nih puisi, tapi karena kesibukan seorang artis blogger matre, blog personalku ini pun terbengkalai dan apalagi akhir-akhir ini isinya ga karuan. Hehe.. Nikmati aja okeh? Kembang 1000 Wajah karya: Muhammad Ridha Tantowi Disudut tempoyak adanya kikisan kerikil yang beterbangan, seakan pisau namun berkicau-kicau Begitu kasar lolongannya bak bedebah yang beranjak ke peraduannya Dia berjalan mencoba menutupi, sebuah sampul eratan beribu wajah berlapis-lapis; terkubur dilembahnya Mula-mula yang kemudian menjadi pemula, menjadi sasaran utama perburuan Dengan gobrakan manisnya seraya tutur katanya: sehasta harta sorotan ketakutanku Mitos buah sesampingan? Tangkas, momentum lapisan dasar tonggak cengkramannya Memohon pergi sejenak hilangkan sesak yang mendesak-desak…

  • Sastra

    Dua Jemari

    Kugoreskan cerita ini, tak lewat dari sebuah kertas pucat nan lusam. Bersama dirinya diatas gurun berbayung kasih sayang menggapai mimpi, berjam-jam, ku luangkan waktu. Tuk mengerti, tak ada yang mudah dilalui, berbatu, berliku, sampai pada sebuah persimpangan, ah bingung.. Menapaki strukturnya, menikmati dirinya. Hei, rasa cinta, kepunahan akan sebuah harapan, Ya! Punah tetap punah, ikrar manusia ditentang sang kuasa. Pembodohan manusiawi, terjepit bumi, disebuah pojok kelas ku terdiam. Meghela nafas, menanti lepas, bernafas. Inginku, tak mungkin, akh, letakkanlah saja disana temui aku di sudut kelas tempatku termangu. Tempatku berjejak menamparinya, kelemahanku, kekuatannya. Kharisma pancaran kasih, membuatku tersandung meja, akh sakit. Ini, itu, semua, hanyalah mimpi disaatku terbangun dari lamunanku, pukul…

  • Sastra

    Sorotan Kehidupan

    Sajak ini aku buat untuk menyadarkan kita akan sementaranya kehidupan ini. Lupakanlah sejenak masalah cinta, kesenangan, keuangan dan tengoklah kedepan apa yang akan kita dapatkan nanti! Akan ketidaksempurnaan hidup ini, akan kesengsaraan orang yang ada di dekat kita.. Tidak kah tergoyak jiwamu melihat si dia? Kurus merintang tak bedanya dengan cacing tergulai lemah tak berdaya,sungguh kasinan si tua itu tak berbadan Mengitari jembatan,mempertaruhkan nyawa demi secuil makanan Tak goyah kah jiwamu? Melihat si kecil gendut tak berisi Cacat tak terobati, dihina teman sebaya Hanya bisu dengan isyarat ekspresinya Tak mampu tersenyum, tak mampu menutup mata Dua insan yang harus kita tutupi Oleh sajak yang bergumam memberi sabar kepeda mereka yang…