Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Stories,  Ulasan

    Perjuangan Bertahan Hidup Mahasiswa Bidikmisi di Surabaya

    January 21, 2019 /

    Sebagai mahasiwa yang tak biasa, saya inshaaAllah akan menyelesaikan kuliah dalam kurun waktu lima tahun. Bebas sih kalo pada mau bilang molor, ngaret, telat, apapun bebas, karenanya intinya sama yakni saya belum bisa ditakdirkan lulus di durasi umumnya mahasiswa sarjana kebanyakan. Hehe. Nah, sebagai mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi pula, saya hanya berhak menerima beasiswa maksimal selama empat tahun. Kalau molor, ya konsekuensinya ga akan ada uang mengucur lagi setiap enam bulan sekali. *SAD* Itu berarti, saya harus berjuang keras mikirin uang kosan, makan, dan kebutuhan lainnya. Beruntungnya, ITS masih mau bayarin UKT (Uang Kuliah Tunggal, red) saya hehe. Yah, lebih dari lumayan lah karena ga semua orang seberuntung saya yang…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 1 Comment

    You May Also Like

    Kaleidoskop 2015

    December 31, 2015

    Uraian Fragmen Kenangan dan Rekam Jejak Kepergian Yang Kesekian

    December 30, 2023

    Kisah Kasih Libur Lebaran Sang Air Terjun, Seonggok Goa, dan Seupil Kali

    July 8, 2016
  • Ulasan

    Biaya Hidup Tinggal di Eropa, Studi Kasus Porto

    March 10, 2018 /

    Perbedaan mata uang, kondisi ekonomi, dan berbagai faktor lain yang gue sendiri ga tahu, jadi alasan mengapa hidup di luar negeri bagi orang Indonesia kesannya sangat mahal.  ”Wah enak ya tinggal di luar negeri,” pikir gue yang kemudian bayang-bayang tersebut seketika sirna pas tahu kalo semuanya serba mahal di Eropa. Tapi sebenarnya, mahal atau murah itu relatif. Kalo bagi masyarakat Indonesia, jelas banget harus kerja keras untuk bisa ke luar negeri dengan standar gaji di Indonesia. Tarif sekali makan di Zurich misalnya, bisa untuk makan selama satu minggu di Indonesia (Di warteg, hehe). Air botol kemasan aja seharga 3CHF atau 45.000IDR. Bisa dibayangin betapa tingginya biaya hidup di Eropa. Tapi…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 3 Comments

    You May Also Like

    Kehidupan Tahun Pertama Seorang Mahasiswa Arsitektur

    June 20, 2016

    Pemberdayaan Musik Panting dan Nasyid Islami: Pemanfaatan Seni di Sekolah

    June 18, 2010

    Pengalaman Dapat Beasiswa Dataprint

    January 16, 2017

ABOUT AUTHOR


An architecture & fire engineering graduate and currently working in England, United Kingdom. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tanjung Tiket Transportasi Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Tidak Ada Yang Berubah Dari Langit Malam Ini
  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.