Stories
-
Kalau Gagal Jadi Mahasiwa, Lantas Harus Ngapain?
Hari ini, selasa 28 Juni 2016 menjadi hari yang menentukan nasib ratusan ribu pelajar SMA yang mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Tepatnya sebanyak 721.314 siswa (data Harian Kompas) akan memperebutkan kursi PTN yang hanya berjumlah 98.296 buah di total 78 PTN di seluruh Indonesia. Persis seperti yang gue alamin dua tahun lalu. Ketika perjuangan belajar selama berbulan-bulan dipertaruhkan di satu hari saja. Berbeda layaknya di SMA yang kalau nilai ujiannya jelek masih bisa diremidi. SBMPTN adalah ujian seleksi, siapa yang lemah, dia akan kalah. Bersyukurlah bagi kalian yang kemarin sudah lulus masuk PTN lewat jalur SNMPTN. Sebab berjuang di jalur SBMPTN tidaklah gampang. Dimana mayoritas soal-soal di…
-
Kehidupan Tahun Pertama Seorang Mahasiswa Arsitektur
Fase pendaftaran, tes, hingga pengumuman penerimaan mahasiswa di berbagai perguruan tinggu sebentar lagi akan usai. Pendaftaran ulang dari jalur SNMPTN pun sudah selesai dilaksanakan. Tinggal menunggu pengumuman jalur SBMPTN pada 26 Juni mendatang dan juga Mandiri yang berbeda-beda di masing-masing perguruan tinggi. Baca: Cerita di Balik Pengumuman SBMPTN Bisa dibilang, ini merupakan masa transisi selepas bekerja keras berjuang masuk perguruan tinggi negeri untuk kemudian menjadi mahasiswa baru. Apalagi, kalian mahasiswa baru jurusan Arsitektur pastinya sudah gak sabar menanti hari pertama perkuliahan. Pasti akan banyak ekspektasi, bayangangan, dan pemikiran-pemikiran umum yang sering dimiliki oleh mahasiswa baru. Tentang bagaimana nanti cari teman, sistem perkuliahan, ospek, dll. Tapi pertama-tama kalian harus melewati masa…
-
Ketika Bandung dan Ciater Memanggil
Liburan sudah benar-benar tiba. Perkuliahan semester genap kemarin memang sulit diajak kompromi, terlebih harus terus bergelut dengan berbagai organisasi dan kepanitian. Penginnya sih semuanya bisa berjalan berbarengan, tapi apa daya, gue gak sanggup menampik rasa lelah karena terus-terusan dikejar deadline. Kalaupun ada waktu senggang, kalau gak tidur, ya dipakai buat jalan-jalan kece. Alhasil, bisa dilihat sendiri postingan terakhir blog ini adalah saat liburan semester ganjil, Januari lalu. Bicara soal liburan sebenernya seru nih, karena notabene di ITS sendiri liburan semester genap itu tiga bulan lamanya. Kebayang lah seberapa lama para mahasiswa ini nganggur di rumahan. Tapi berhubung gue anak rantau, gue harus pulang lebih dulu karena bulan depan bakal ada…
-
Liburan dan Unek-Uneknya
Liburan! Yeay! Sebetulnya ada banyak unek-unek yang perlu ditulisin disini. Kalau dibuat di postingan terpisah bakal ngehasilin banyak judul. Gausah panjang-panjang, langsung aja ya. Jati Diri Ini sering bikin gue bingung. Meski hanya sebuah blog, tapi tetep tiap kali mau buat postingan baru pasti jadi kebingunan sendiri mau pake gaya sok asih kek gini atau gaya melow abis. Karena memang, mood gue sangat dinamis suka berubah-ubah sewaktu-waktu. Makanya gak heran kalau beberapa postingan gue nadanya sangat-sangat formal dan menyedihkan. Liat aja di postingan “Puncak Eksploitasi Diri” dimana gue ngeluh abis-abisan dengan berbagai aktivitas yang gue lakuin waktu itu. Perasaan jenuh udah gak tertahankan lagi lah pokoknya. Lalu, di postingan “Djakarta…
-
Djakarta Reunion 2016
Di dunia ini tidak ada yang benar-benar abadi. Kebahagian, kesedihan, kaya, miskin, saya yakin hanyalah penghias diri sementara waktu. Sebab manusia memiliki masanya sendiri-sendiri. Ada kalanya harus bersedih, namun di sisi lain, pasti akan ada masa dimana kesenangan akan menghampiri. Dengan berbagai keterbatasan ini, manusia diberikan beribu warna yang siap dipilih. Suka merah, pink, biru, tosca, atau apapun itu, tidaklah penting. Karena akan selalu ada masa dimana warna kita mampu berpendar dengan sendirinya. Tanpa harus iri dengan kecerahan warna lain. Tanpa harus melupakan kekhasan yang dimiliki untuk sekarang. Kita tidak akan pernah tahu seberapa penting kehadiran kita bagi orang lain. Adakah manfaat yang bisa kita berikan bagi orang lain. Adakah…














