Di Bawah Langit Biru

Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Stories,  Tutorial

    Kuliah Gratis di Eropa dengan Beasiswa Erasmus

    October 12, 2017 /

    Novel terakhir yang berhasil gue baca sampai habis adalah “Penumpang Gelap” karya Alijullah Hasan Jusuf, seorang yang dulunya bukan siapa-siapa, tapi berhasil melanglang buana sampai ke benua eropa. Cerita nyata beliau ini berhasil dikemas dengan apik menjadi bacaan yang menarik untuk menggugah semangat para pengejar mimpi. Sama seperti halnya sewaktu dulu gue baru kenal dengan Ahmad Fuadi, sang penulis kondang yang sampai sekarang benar-benar menghipnotis gue untuk selalu membaca semua karyanya. Sama-sama perantau, namun berbeda jalan dan zona waktu. Manusia memang punya jalan hidup dan zona waktunya masing-masing bukan? Kendati masih berbicara seputaran mimpi, artikel gue sebelumnya di sini mungkin masih belum bisa menjawab beberapa pertanyaan temen-temen. Gimana sebenernya gue…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 11 Comments

    You May Also Like

    Kehilangan Senyum

    January 28, 2022

    Ngomongin Perkuliahan Mahasiswa Semester 6

    June 13, 2017

    Fenomena Bunuh Diri & Suicidal Thoughts Kaum Millenials

    January 7, 2019
  • Ocehan,  Stories

    Rumitnya Berurusan dengan Birokrasi

    September 14, 2017 /

    Di awal-awal masa perkuliahan (sampe sekarang sih), gue sering dicap sebagai calon-calon budak birokrasi. Kata temen-temen, tanda-tandanya bisa terlihat jelas di pribadi gue. Selalu dekat dengan birokrasi kampus, jarang ikut demo, kut kegiatan kemahasiswaan yang orientasinya profit, atau yang paling jelas adalah target ketika lulus kuliah: Daftar CPNS. Gue juga ga menampik hal itu. Karena gue rasa, jadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukanlah sesuatu yang salah. Sesuai pribadi gue yang seringnya nyari aman haha.  Di mana kebanyakan temen-temen seangkatan gue di kampus pada ogah jadi PNS. Terkekang, gaji dikit, jadi budak, kena sumpah-serapah masyarakat dan takut korupsi, sudah mewakili alasan yang sering kuping gue denger. Nah, inti postingan ini…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 4 Comments

    You May Also Like

    Mendambakan Dibahagiakan Kebahagian Yang Membahagiakan

    July 2, 2016
    Happy New Year 2016 Ridha Tantowi

    Happy New Year 2016!

    January 1, 2016

    Jejak Kaki Pertama di Benua Biru

    September 28, 2017
  • Stories

    Pengalaman Tukar Mata Uang di Money Changer Surabaya

    September 11, 2017 /

    Beberapa waktu lalu, gue pernah cerita kalau hampir jadi ‘gelandangan’ di negara orang (luar negeri, red). Alasannya sederhana, karena cuman bawa uang cash dan itu pun rupiah. Haha. Udah agak keliatan begonya dan jelas-jelas kurang persiapan. Artikel lengkapnya bisa dibaca di sini. Sekitar empat hari yang lalu, gue memutuskan untuk berubah. Gak mau kejadian yang lalu terulang lagi, gue riset dah gimana caranya tukar uang rupiah ke mata uang asing. Dari hasil gue baca-baca, mayoritas gak nyaranin buat nukerin uang di bank. Kenapa? Biasanya kurs belinya buruk. Di Surabaya sendiri, sepertinya gak terlalu susah buat nyari authorized money changer. Hanya saja, gue nyari yang deket-deket kampus ITS, biar gak terlalu…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 14 Comments

    You May Also Like

    Katanya Lebih Enak Kuliah di Luar Negeri

    November 4, 2017

    13 Wejangan Nenek Moyang, Fakta atau Mitos?

    July 13, 2016

    Ngomongin Perkuliahan Mahasiswa Semester 6

    June 13, 2017
  • Stories,  Tutorial,  Ulasan

    Punya Banyak Rekening Bank

    August 2, 2017 /

    Ngomongin dunia perbankan, cerita kali ini masih ada kaitannya dengan postingan sebelumnya tentang pencarian sponsorship. Rekening bank mutlak diperlukan baik untuk mempermudah penampungan dana dari donatur, maupun untuk mempermudah transaksi keuangan sebagai bekal ketika hendak ke luar negeri. Makanya perlu pinter-pinter nih milih bank yang sudah support aktivitas perbankan di negara tujuan. Sebagai anak dari salah satu pelosok desa di Kalimantan, sebelum merantau, gue udah bangga banget karena punya rekening plus kartu ATMnya Bank Rakyat Indonesia (BRI). Alasan kenapa BRI dipilih cukup rasional, karena cuma Bank BRI ini yang ada di tempat kelahiran gue itu. Bank paling merakyat lah istilahnya mah. Tiap 100 meter ada aja nemu ATM nya. Haha.…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 11 Comments

    You May Also Like

    Perjuangan Nonton JKT48 Theater Pertama Kali

    February 25, 2014

    13 Wejangan Nenek Moyang, Fakta atau Mitos?

    July 13, 2016

    Makna Integritas di Selembar Kertas

    June 3, 2021
  • Stories,  Tutorial

    Pengalaman Mencari Bantuan Dana Kegiatan Luar Negeri Mahasiswa

    July 30, 2017 /

    Di postingan sebelumnya telah dibahas tentang gimana sih cara dapetin kesempatan ke luar negeri. Nah, postingan ini adalah sambungan dari cerita gue kemarin. Karena sejujurnya, program ASTW 2017 ini gak sepenuhnya gratis. Peserta masih diharuskan untuk membeli tiket pesawat sendiri. Berbeda layaknya beasiswa bergengsi lain seperti LPDP, Erasmus Mundus, Fullbright, DAAD dll yang bersedia membiaya semua kebutuhan penerima beasiswanya (fully funded). Baca juga: Pengalaman Dapat Beasiswa Dataprint Kalaupun kalian gak dapet beasiswa penuh, tenang aja, seperti kata pribahasa bahwa ada banyak jalan menuju roma. Alias ada banyak cara supaya kita bisa berangkat walau hanya dapet beasiswa parsial ataupun tanpa beasiswa sekalipun semisal kegiatan volunteering AIESEC. Karena gak sedikit juga temen-temen…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 28 Comments

    You May Also Like

    Berani Bermimpi Kan?

    June 16, 2017

    A Story of A Cup of Coffee, Biased Memory, and Logical Fallacy

    April 22, 2024

    Everything Happens For A Reason

    August 30, 2020
 Older Posts
Newer Posts 

ABOUT AUTHOR


An architecture graduate. Born and raised in South Kalimantan, but currently working in Jakarta, Indonesia. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Mimpi Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah Seleksi SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tiket Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48
  • How To Live Like Swedes

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.