Di Bawah Langit Biru

Di Bawah Langit Biru

Tentang hari-hari biasa yang bermakna

  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
Menu
  • Home
  • About Me
  • Europe Trip
  • English Blog
  • Contact Me
  • Achievements
  • Advertisement
  • Portfolio
  • Fenomena,  Ocehan,  Stories

    Invasi Generasi Kekinian dan Generasi Wacana

    July 11, 2016 /

    Remaja (atau yang udah ngerasa ga remaja lagi) kelahiran tahun 90-an sering mengaku dan membenarkan bahwasanya generasi mereka lah yang paling baik. Dimana invasi teknologi tidak secepat sekarang yang kemudian mendorong pada pembentukan perilaku-perilaku yang dianggap (lagi-lagi) tidak baik. Dengan berbagai aktivitas yang dianggap tidak wajar pula seusianya. Hmm, bener gak? Gue termasuk anak (udah tua, nyadar! L ) kelahiran 90-an. Bisa secara singkat gue bilang stereotype yang beredar di masyarakat itu ada benernya juga. Tapi ga semuanya bisa dibenarkan tentunya. Hehe. Seolah-olah generasi inilah yang benar, sedangkan yang lain salah semua. Sebelum ini, gue yakin mungkin sebeum generasi gue ini lahir, orang-orang terdahulu di generasi 70-80-an pada bilang hal…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 0 Comments

    You May Also Like

    Alasan Tetap Bertahan Hidup Tanpa Harus Bunuh Diri

    January 8, 2019

    Solusi Transportasi Mudah dan Murah di Jakarta

    August 18, 2022

    ​Perbandingan Maskapai Bertarif Rendah di Asia Tenggara dan Eropa

    January 14, 2019
  • Ocehan

    Mendambakan Dibahagiakan Kebahagian Yang Membahagiakan

    July 2, 2016 /

    Bulan suci ramadhan sebentar lagi akan berakhir. Tak lebih dari seminggu lagi, tidak akan ada lagi keramaian, kegembiraan, maupun kebahagiaan yang patut tuk diharapkan. Tak lebih dari dua minggu lagi, raga yang tak seutuhnya kokoh ini pun akan segera kembali berkelana. Meninggalkan kenyamanan sementara di kampung halaman, walau apa-apa yang diharapkan tak kunjung datang. Gampangnya orang tua gue misalnya. Sejak kepulangan gue di pertengahan bulan kemarin, sosoknya tak juga hadir. Kehangatan ramadhan dengan berkumpul seluruh sanak saudara pun hanya bayang-bayang saja. Akibatnya, selama berada di kampung, hanya ada gue, kakak tertua beserta keluarga kecilnya dan adik gue yang numpang sekolah di sini. Ada banyak kerabat yang seharusnya bisa bersua, tapi…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 6 Comments

    You May Also Like

    Jejak Kaki Pertama di Benua Biru

    September 28, 2017

    Less Than An Hour Dialogue with Him

    June 29, 2017

    Memaklumi Alasan Klasik Mahasiswa

    January 9, 2019
  • Happy New Year 2016 Ridha Tantowi
    Ocehan

    Happy New Year 2016!

    January 1, 2016 /

    Keheningan tidak lagi terasa asing tatkala hati sudah begitu terbiasa akan kesendirian. Seperti malam yang sunyi dengan sukarelanya menyambut sepi. Tidak ada yang perlu ditakuti, apalagi perasaan was-was seolah-olah semua orang memusuhi. Padahal, pada hakikatnya, semua yang bernyawa disini juga akan pergi. Perkara senang, sedih, ramai, sepi, hanyalah corak warna-warni kehidupan yang saya percaya akan terus datang silih berganti. Tidak ada kebisingan berarti. Hanya letupan-letupan kecil yang mengiringi perputaran waktu malam ini. Tidak ada kembang api. Tidak ada tiupan (katanya) kebahagian yang biasanya cukup memekikkan telinga. Hanya berdiam, bertemankan angin malam yang sesekali bertiup dengan cepatnya. Berdiam di pertemuan dua bidang masif ini bukan kenistaan, melainkan pilihan. Adakalanya, kontemplasi adalah…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 10 Comments

    You May Also Like

    Drama Kenaikan Tarif & Penghapusan Bagasi Gratis Maskapai Bertarif Rendah

    January 13, 2019

    Invasi Generasi Kekinian dan Generasi Wacana

    July 11, 2016

    Ngomongin Visi, Target dan Keluh Kesah Mahasiswa

    August 7, 2015
  • Ocehan

    Pekerja Belakang Layar

    August 27, 2015 /

    Matahari sudah beranjak turun. Atmosfer yag tadinya tidak begitu bersahabat seketika mampu bertransformasi menjadi suasana yang dinanti. Tidak melulu mengenai suhu kota Surabaya yang terbilang tinggi itu, bukan. Walau tidak dipungkiri ada secuil faktor pemicunya adalah hal tersebut. Bisa dibilang yang menjadi pokok bahasan adalah sebuah pentas drama. Tempat dimana orang-orang berbaur, mencari kesenangan, apa saja, sesukanya. Menyaksikan keelokan makhluk tuhan bercakap dan bersandiwara di bawah sorotan spotlight yang sudah tak asing lagi. Raut wajah senang, sedih, letih, marah, kadang sesekali muncul. Pun, teriakan dan sorakan semangat tidak ketinggalan didengungkan. Lantas, apakah saya sedang menonton sebuah pentas drama? Tidak. Saya sama sekali tidak sedang menonton pertunjukan apapun. Deskripsi singkat di…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 28 Comments

    You May Also Like

    Drama Kenaikan Tarif & Penghapusan Bagasi Gratis Maskapai Bertarif Rendah

    January 13, 2019
    Happy New Year 2016 Ridha Tantowi

    Happy New Year 2016!

    January 1, 2016

    Invasi Generasi Kekinian dan Generasi Wacana

    July 11, 2016
  • Ocehan

    Ngomongin Visi, Target dan Keluh Kesah Mahasiswa

    August 7, 2015 /

    Setiap manusia gue rasa udah punya jalan hidup beserta target masing-masing dalam hidupnya. Entah mereka yang berasal dari anak konglomerat yang sangat menginginkan jadi artis dan liburan keliling dunia, atau bahkan hanya anak seorang nelayan yang begitu mengharapkan ayahnya mendapatkan setidaknya seekor ikan sebagai lauk keluarganya makan di hari itu. Namanya sama, hanya saja porsinya berbeda, kebutuhannya berbeda. Jika memang begitu, benar bahwa manusia itu nafsunya amat tidak terbatas. Akan selalu ada masa dimana manusia menginginkan hal-hal yang aneh, ajaib, dan super konyol yang pengen diraih. Ga munafik karena sejak dulu gue memang selalu mengartikan hidup ini sebagai sebuah pemberian. Bahwa tugas manusia disini bukan hanya sebatas makan, tidur, dan…

    read more
    Muhammad Ridha Tantowi 62 Comments

    You May Also Like

    Less Than An Hour Dialogue with Him

    June 29, 2017

    Pekerja Belakang Layar

    August 27, 2015

    Things I Wish I Knew Earlier – Part 1

    August 19, 2020
 Older Posts
Newer Posts 

ABOUT AUTHOR


An architecture graduate. Born and raised in South Kalimantan, but currently working in Jakarta, Indonesia. Let's make our every second count!

Tags

Arsitektur Beasiswa Blog Blogger Cerita Desain Eropa Gagal Graduate Gratis indonesia ITS Jakarta Jerman JKT48 Kalimantan Selatan Kampung Inggris Kampus Kehidupan Keluarga Kuliah Liburan Life Luar Negeri Mahasiswa Member Mimpi Opini Pare Pendidikan Pengalaman Perjalanan Porto Portugal PTN SBMPTN Sekolah Seleksi SMA SMP SMP Hasbunallah Story Surabaya Tiket Wisata

Archives

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Categories

  • Arsitektur
  • Blogging
  • English
  • Fenomena
  • General
  • JKT48
  • Ocehan
  • Opini
  • Sains & Teknologi
  • Sastra
  • Seni
  • Stories
  • Tutorial
  • Ulasan

Recent Posts

  • Bangkit Dari Mati Suri
  • Kemenangan Kecil di Hari Natal
  • Hasil Perkalian Kosong
  • Belajar Cara Belajar dari JKT48
  • How To Live Like Swedes

Recent Comments

  • Munir on Rekomendasi Tempat Menyendiri di Luar Negeri
  • Surya Adhi on How To Live Like Swedes
  • Ways to be Heard and Seen | Ridha Tantowi's Personal Blog on Our Journey To Jakarta
  • Muhammad Ridha Tantowi on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
  • Axel Hoge on The Thing That Annoys Me Most in Sweden
Copyright © 2026 dilangitbiru.com All Rights Reserved.
Ashe Theme by WP Royal.